Puskesmas Pleret Berikan Alat Antropometri ke 15 Posyandu di Kalurahan Pleret

27 Oktober 2023
ringgasari
Dibaca 132 Kali
Puskesmas Pleret Berikan Alat Antropometri ke 15 Posyandu di Kalurahan Pleret

infoPleret- Pembagian Alat Antropometri dair Posyandu Pleret ke 15 Posyandu Balita di Kalurahan Pleret pada Jum'at, 27 Oktober 2023 di Halaman Kalurahan Pleret. Adapun yang didapatkan per Posyandu adalah berupa 1 unit Timbangan bayi dan Anak (Baby Scale) merk MSUMED/ Blutooth, 1 unit Timbangan Dewasa Anak Digital (Standing Weigth) merk MSUMED/ Bluetooth, 1 unit Pengukur Manual Panjang Badan Bayi/ Lengthboard Manual) merk MSUMED/ Bluetooth, 1 unit Pengukur Lingkar Lengan Atas dan Lingkar lengan kepala Bayi (Waist Ruler) merk MSUMED/ Bluetooth.

Antropometri sendiri merupakan pengukuran fisik tubuh manusia, yang sering digunakan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak balita. Pembagian antropometri balita umumnya mencakup beberapa parameter penting yang digunakan untuk menilai status gizi dan pertumbuhan anak-anak ini. Beberapa parameter antropometri yang umum digunakan dalam pembagian antropometri balita meliputi:

  1. Berat Badan

    • Berat badan anak balita diukur dalam kilogram (kg). Pengukuran berat badan yang rutin dilakukan dapat memberikan informasi mengenai pertumbuhan dan status gizi anak.
  2. Tinggi Badan

    • Tinggi badan anak balita diukur dalam sentimeter (cm). Pengukuran tinggi badan membantu menilai pertumbuhan linier atau tinggi anak.
  3. Lingkar Kepala

    • Lingkar kepala diukur dengan pita pengukur khusus di sekitar kepala anak. Pengukuran ini penting untuk menilai perkembangan otak dan memantau pertumbuhan kepala.
  4. Lingkar Lengan Atas (LILA)

    • Lingkar lengan atas diukur dengan pita pengukur di bagian tengah lengan atas anak. Pengukuran ini dapat memberikan indikasi status gizi anak dan kadar lemak tubuh.
  5. Indeks Berat Badan (BMI)

    • Indeks Berat Badan (BMI) dapat dihitung dengan menghitung berat badan (dalam kilogram) dibagi oleh tinggi badan (dalam meter) kuadrat (kg/m^2). BMI digunakan untuk menilai apakah seorang balita memiliki berat badan yang seimbang dengan tinggi badannya.
  6. Z-Score atau SD-Score

    • Z-Score atau SD-Score adalah nilai yang digunakan untuk membandingkan antropometri anak dengan populasi referensi sebaya. Ini membantu dalam menilai apakah seorang anak memiliki pertumbuhan dan status gizi yang normal.

Pengukuran antropometri balita ini penting untuk memantau perkembangan anak dan memastikan bahwa mereka mendapatkan gizi yang cukup. Hasil pengukuran ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi anak-anak yang mengalami masalah gizi atau pertumbuhan yang tidak normal sehingga tindakan perbaikan dapat diambil sesuai kebutuhan. Pemantauan berkala dan pencatatan data antropometri sangat penting dalam upaya kesehatan anak-anak.