Studi Tiru Desa Digital: Kepala Desa dan Ketua TP PKK Se-Kecamatan Tegalsiwalan Berkunjung ke Pleret

14 November 2024
Nur Ziyatun
Dibaca 245 Kali
Studi Tiru Desa Digital: Kepala Desa dan Ketua TP PKK Se-Kecamatan Tegalsiwalan Berkunjung ke Pleret

Pleret, Kamis, 14 November 2024 — Sebanyak 28 peserta, terdiri dari Kepala Desa, Ketua TP PKK se-Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo, dan pendamping desa, mengikuti kegiatan Studi Tiru Smart Village di Desa Digital Kalurahan Pleret, Kabupaten Bantul. Acara ini dilaksanakan di Co-working Space Gerbang Pleret dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan dalam membangun desa digital di wilayah mereka masing-masing.

Rombongan dipimpin oleh Camat Tegalsiwalan, Bapak Haryanto, S.Sos., M.Si., dan Ketua APDESI Kecamatan Tegalsiwalan, Ibu Supnawati. Pada kesempatan ini, narasumber utama yang memberikan pemaparan adalah Lurah Pleret, Taufiq Kamal, S.Kom., M.Cs., yang membagikan pengalaman sukses Kalurahan Pleret dalam menerapkan konsep Desa Digital dan Smart Village.

Pemaparan Konsep Desa Digital oleh Lurah Pleret

Dalam pemaparannya, Taufiq Kamal menyampaikan langkah-langkah strategis yang telah diterapkan Kalurahan Pleret untuk mendigitalisasi pelayanan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan desa digital sangat bergantung pada integrasi teknologi dalam pelayanan publik dan partisipasi masyarakat. “Kami berfokus pada pengembangan layanan berbasis teknologi yang mempermudah akses informasi serta pelayanan yang transparan dan cepat bagi warga,” jelas Taufiq.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, pemuda desa, dan sektor swasta dalam mengembangkan infrastruktur digital. Kalurahan Pleret telah berhasil mengembangkan sistem administrasi online, layanan kesehatan digital, serta platform e-commerce untuk mendukung UMKM lokal.

Antusiasme Peserta dalam Studi Tiru

Camat Tegalsiwalan, Bapak Haryanto, menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan wawasan yang sangat berharga bagi pemerintah desa di Kecamatan Tegalsiwalan. “Kami ingin mengadopsi konsep serupa untuk meningkatkan kualitas pelayanan di desa-desa kami. Dengan adanya dukungan dari Kalurahan Pleret, kami optimis dapat membangun desa yang lebih maju dan berbasis teknologi,” ujar Haryanto.

Para Kepala Desa dan Ketua TP PKK yang hadir pun aktif bertanya mengenai proses implementasi, kendala yang dihadapi, serta strategi untuk melibatkan warga dalam program desa digital. Mereka tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang pengelolaan data digital dan pemanfaatan teknologi yang tepat guna.

Harapan Kolaborasi Antar Daerah untuk Desa Digital

Ketua APDESI, Ibu Supnawati, menyampaikan harapannya agar kolaborasi antar daerah seperti ini dapat terus diperkuat. Menurutnya, konsep Smart Village merupakan inovasi yang perlu dikembangkan di era digital ini untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera. “Kami berharap dapat menerapkan ilmu yang kami dapatkan di Kalurahan Pleret untuk membangun desa yang lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tambahnya.

Studi Tiru ini diakhiri dengan sesi diskusi dan kunjungan lapangan, di mana peserta diajak melihat langsung fasilitas digital yang ada di Kalurahan Pleret. Acara ini memberikan inspirasi bagi para pemimpin desa di Kecamatan Tegalsiwalan untuk mengimplementasikan konsep Smart Village, dengan harapan dapat mewujudkan desa-desa yang lebih inovatif, maju, dan berbasis teknologi.