Tracing Kontak Erat Pasien Terpapar Covid-19 di Kedaton

03 Maret 2021
Taufiq Kamal, S.Kom, M.Cs.
Dibaca 242 Kali
Tracing Kontak Erat Pasien Terpapar Covid-19 di Kedaton

infoPleret- Pelacakan kontak atau tracing adalah proses mengidentifikasi, menilai, dan mengelola orang-orang yang telah terpapar suatu penyakit untuk mencegah penularan lebih lanjut. Orang-orang tersebut disebut kontak erat.

Dilansir dari laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pelacakan kontak erat untuk Covid-19 meliputi upaya identifikasi orang yang mungkin terpapar dengan SARS-CoV-2, dan pemantauan harian atas kontak erat setiap hari selama 14 hari. Tujuannya adalah untuk menghentikan penularan virus dengan mengurangi jumlah orang pembawa virus yang berkegiatan. Kontak erat harus tetap dalam karantina mandiri selama periode pemantauan 14 hari untuk membatasi kemungkinan orang lain terinfeksi, sebagai usaha untuk berjaga-jaga jika kontak tersebut sakit.

Kegiatan pelacakan kontak kali ini dilakukan di Padukuhan Kedaton terhadap pasien Sd (63 th) dengan riwayat mengikuti ta'ziah yang kemudian kehilangan penciumannya tiga hari kemudian. Turut serta pada kegiatan ini adalah tim medis dari Puskesmas Pleret, Bhabinkamtibmas Pleret Bripka Rofiq Dwi H dan Carik Pleret Iwan Alim S.P, SP. Hasil tracing didapatkan tiga orang kontak erat, Sh (63 th) adalah suami Sd,  Mi (24 th) adalah anak dari Sd dan At (32 th) adalah keluarga dari Sd. Ketiganya disarankan untuk melakukan isolasi mandiri untuk mengurangi resiko penyebaran covid-19 kepada lebih banyak orang lagi. (Orisya)

 

Kontak harus tetap dalam karantina mandiri selama periode pemantauan 14 hari untuk membatasi kemungkinan orang lain terinfeksi berjaga-jaga jika kontak tersebut sakit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Proses Contact Tracing Pasien Corona, Bagaimana di Indonesia?", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/28/154300865/mengenal-proses-contact-tracing-pasien-corona-bagaimana-di-indonesia-?page=all.
Penulis : Jawahir Gustav Rizal
Editor : Rizal Setyo Nugroho

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Kontak harus tetap dalam karantina mandiri selama periode pemantauan 14 hari untuk membatasi kemungkinan orang lain terinfeksi berjaga-jaga jika kontak tersebut sakit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Proses Contact Tracing Pasien Corona, Bagaimana di Indonesia?", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/28/154300865/mengenal-proses-contact-tracing-pasien-corona-bagaimana-di-indonesia-?page=all.
Penulis : Jawahir Gustav Rizal
Editor : Rizal Setyo Nugroho

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Kontak harus tetap dalam karantina mandiri selama periode pemantauan 14 hari untuk membatasi kemungkinan orang lain terinfeksi berjaga-jaga jika kontak tersebut sakit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Proses Contact Tracing Pasien Corona, Bagaimana di Indonesia?", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/28/154300865/mengenal-proses-contact-tracing-pasien-corona-bagaimana-di-indonesia-?page=all.
Penulis : Jawahir Gustav Rizal
Editor : Rizal Setyo Nugroho

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L